Pengembangan-diri
187 views
Mengenali dan Mengatasi Imposter Syndrome
AN
Angesty Putri, M.Psi., Psikolog. CPC
Imposter syndrome adalah fenomena psikologis di mana seseorang merasa tidak layak atas pencapaiannya dan takut 'terbongkar' sebagai penipu. Studi menunjukkan sekitar 70% orang pernah mengalami ini.
Tanda-tanda Imposter Syndrome:
- Menganggap kesuksesan sebagai keberuntungan
- Takut tidak dapat memenuhi ekspektasi
- Over-preparing atau prokrastinasi
- Membandingkan diri dengan orang lain
- Sulit menerima pujian
Cara Mengatasi:
1. Kenali dan Akui Perasaan Ini
Sadari bahwa perasaan ini normal dan banyak orang mengalaminya. Memberikan nama pada perasaan ini adalah langkah pertama.
2. Dokumentasikan Pencapaian
Buat 'success journal' di mana Anda mencatat pencapaian, feedback positif, dan momen-momen bangga.
3. Ubah Self-Talk
Ganti 'Saya beruntung' dengan 'Saya bekerja keras untuk ini'. Ganti 'Saya tidak cukup baik' dengan 'Saya terus belajar dan berkembang'.
4. Bagikan Perasaan Anda
Bicarakan dengan orang kepercayaan. Anda akan terkejut betapa banyak orang yang mengalami hal serupa.
5. Cari Bantuan Profesional
Jika imposter syndrome sangat mengganggu, psikolog dapat membantu dengan teknik CBT dan pendekatan lainnya.
Tanda-tanda Imposter Syndrome:
- Menganggap kesuksesan sebagai keberuntungan
- Takut tidak dapat memenuhi ekspektasi
- Over-preparing atau prokrastinasi
- Membandingkan diri dengan orang lain
- Sulit menerima pujian
Cara Mengatasi:
1. Kenali dan Akui Perasaan Ini
Sadari bahwa perasaan ini normal dan banyak orang mengalaminya. Memberikan nama pada perasaan ini adalah langkah pertama.
2. Dokumentasikan Pencapaian
Buat 'success journal' di mana Anda mencatat pencapaian, feedback positif, dan momen-momen bangga.
3. Ubah Self-Talk
Ganti 'Saya beruntung' dengan 'Saya bekerja keras untuk ini'. Ganti 'Saya tidak cukup baik' dengan 'Saya terus belajar dan berkembang'.
4. Bagikan Perasaan Anda
Bicarakan dengan orang kepercayaan. Anda akan terkejut betapa banyak orang yang mengalami hal serupa.
5. Cari Bantuan Profesional
Jika imposter syndrome sangat mengganggu, psikolog dapat membantu dengan teknik CBT dan pendekatan lainnya.